ERD, NORMALISASI DAN CARA MENGGUNAKAN MS.ACCESS
PENGERTIAN ERD,
NORMALISASI DAN CARA MENGGUNAKAN MS. ACCES
Pengertian
ERD
ERD (Entity Relationship
Diagram) yaitu suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis
data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar
relasi. ERD juga untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data,
untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol.
Adapun fungsi dari ERD:
1. Mempermudah
penjelasan dari tiap hubungan antar data dalam basis data berdasarkan
objek –objek dasar data yang memiliki hubungan yang dihubungkan oleh suatu
relasi.
2. Mempermudah
kita dalam menganalisis pada suatu basis data atau suatu sistem dengan cepat.
Pada dasarnya ada tiga komponen yang
digunakan, yaitu :
a. Entitas
Entitas merupakan objek yang nyata serta dapat dibedakan dengan objek yang
lainnya. Contoh dari entitas sendiri yaitu seperti orang, buku, dll.
b. Atribut
Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk
mendes-kripsikan karakteristik dari entitas tersebut.
Untuk jenisnya dibedakan menjadi :
Ø Atribut
key yaitu yang memiliki nilai unik contohnya NIM
Ø Atribut
Composite yaitu yang memiliki arti tertentu dan terdiri dari beberapa bagian.
Contoh nya seperti nama lengkap yang dibagi menjadi nama depan, tengah dan
belakang
Ø Atribut
Deviratif yaitu yang dihasilkan dari relasi lain. Contohnya yaitu usia.
c. Hubungan
/ Relasi
Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang
berbeda.
Derajat
relasi atau kardinalitas rasio
Menjelaskan jumlah maksimum hubungan antara satu entitas dengan entitas lainnya. Ada 4 pembagian kardinalitas:
One to One
Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B,
begitu pula sebaliknya.
One to many
Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota
entitas B tetapi tidak sebaliknya.
Many to One
Diartikan
ketika satu entitas anggota A berhubungan paling banyak dengan satu entitas
dari anggota B. Contohnya yaitu : banyak dosen yang mengajar pada satu mata
kuliah.
Many to Many
Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan
demikian pula sebaliknya.
Normalisasi
Normalisasi merupakan
sebuah teknik dalam logika desain
sebuah basis data, yaitu mengelompokkan
atribut dari suatu relasi sehingga membentuk
struktur relasi yang baik (tanpa redudansi).
Adapun Proses Normalisasi:
1. Normalisasi ke-1
Suatu data dikatakan normal pertama jika sudah memiliki karakter berikut
ini :
·
Mendefinisikan
atribut kunci (key).
·
Tidak ada
grup yang berulang.
·
Semua
atribut bukan key tergantung pada atribut kunci.
2. Normalisasi ke-2
Suatu data dikatakan normal kedua jika sudah memiliki karakter berikut ini
:
·
Sudah
memenuhi dalam bentuk normal pertama.
·
Sudah
tidak ada ketergantungan parsial, dimana
seluruh field tergantung pada sebagian key field.
3. Normalisasi ke-3
Suatu data dikatakan normal jika sudah memiliki karakter berikut ini :
·
Sudah berada
pada bentuk normal kedua.
·
Tidak ada
ketergantungan transitif (field bukan key bergantung pada field bukan key
lainnya).
Cara
menggunakan Ms. Access
Microsoft
office access yaitu perangkat
lunak office yang berperan dalam mengolah basis data. Data yang diolah menggunakan office
access dapat dibuat saling memiliki keterkaitan, karena basis data merupakan
pusat berkumpulnya data-data yang terpisah. Adapun komponen utama pada Ms. Access ini
beberapa diantaranya yaitu: Table , Query, Form, Report, dll
tahapan dalam
menggunakan Ms. Access sebagai berikut :
- Langkah pertama buka dahulu Ms. Access, kemudian
beri
nama database dan silahkan pilih tempat folder
penyimpanan lalu ‘create’.
- Kemudian akan tampil worksheet, setelah itu kita ubah tampilannya menjadi design view pada menu View dan pilih design view.
- Jika sudah maka akan
muncul dialog box yaitu untuk merubah nama table
sesuai dengan yang diinginkan.
- Setelah table tersimpan, silahkan mengisi field pada table.
- Di bagian table ini terdapat bagian struktur sepert; Field Name, Data Type, dan Description.
- Nah di bagian field properties bisa kita sesuaikan dengan
kebutuhan. jika ingin merubah field size
ataupun pada type data juga bisa disesuaikan.
- Selanjutnya kita isi bagian table dengan mengubah tampilan
viewnya menjadi Data Sheet View dengan cara klik pada menu View dan pilih Data Sheet View.
- Setelah itu kita isi fieldnya.
Komentar
Posting Komentar